NasDem: Justru Neno yang Sedang Mempersekusi Presiden

by


SURATKABAR.ID – Partai NasDem buka suara menanggapi anggapan negara yang tunduk usai dikalahkan preman lantaran tak mempersoalkan persekusi terhadap deklarator #2019GantiPresiden Neno Warisman. Bagi NasDem, hal tersebut sama sekali tidak benar.

Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago, seperti yang dilansir dari laman Detik.com pada Minggu (26/8/2018), menekankan bahwa di mata NasDem, justru Neno Warisman-lah yang telah mempersekusi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Yang preman itu siapa? Menurut saya justru Neno yang sedang mempersekusi presiden! Presiden yang sah dan masih menjabat!” ujar Irma Suryani tegas, Minggu (26/8).

Irma kemudian mengungkit-ungkit era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di mana ketika itu kerap didemo hingga berakhir pada pemenjaraan para aktivis. Irma lantas mengimbau kepada pihak #2019GantiPresiden bersyukur, pasalnya Jokowi tak sampai menempuh langkah serupa.

“Harusnya bersyukur Jokowi lapang dada tidak menuntut,” ujar Irma pedas.

Baca Juga: Terkuak! Ini Fakta Insoden Pengadangan Neno Warisman di Pekanbaru Hingga Pulang ke Jakarta

Wanita kelahiran 6 Oktober 52 tahun yang lalu ini meminta agar gerakan #2019GantiPresiden juga bisa menunjukkan sikap saling menghormati adanya penolakan. Dan terkait tindakan aparat kepolisian di Pekanbaru, ia menilai bahwa polisi hanya mengutamakan faktor keamanan.

“Jika ada masyarakat yang keberatan dengan ulah Neno, ya harus dihormati juga, jangan mau menang sendiri. Polisi tidak beri izin karena mereka menjaga keamanan agar tidak terjadi bentrok yang berakhir pada kerugian masyarakat banyak. Polisi tentu tidak salah sebagai pamong rakyat,” tutur Irma.

“Mereka jangan lempar batu sembunyi tangan! Saya menganggap ulah roadshow ganti presiden tersebut adalah bentuk persekusi terhadap presiden,” cetusnya.

Sebelumnya diberitakan, Mardani Ali Sera mengecam adanya penolakana terhadap gerakan #2019GantiPresiden yang terjadi di berbagai daerah. Menurutnya, negara ini sudah kalah dari para preman.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengaku merindukan zaman sebelum Joko Widodo (Jokowi) menduduki kursi pemerintahan. Menurutnya, era sebelum Jokowi lebih mengedepankan prinsip negara demokrasi. “Kita menyaksikan, negara kalah oleh preman,” ujarnya.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?

Klik ‘Vote!’ untuk melihat hasil polling sementara.



Sumber : SuratKabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *