Neno Warisman Terancam Hukuman Satu Tahun Penjara karena Ini

by

KaBerIndo.com – Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan artis Neno Warisman terancam hukuman satu tahun penjara atau denda Rp 500 juta.

Hukuman tersebut terkait dengan Neno Warisman menguasai mikrofon pesawat terbang di Pekanbaru, Riau hingga dianggap melanggar UU Penerbangan.

“IPW mendesak, pihak kepolisian, terutama Polda Riau harus segera turun tangan untuk mengusut tuntas kasus penguasaan mikrofon di pesawat terbang ini,” kata Neta S Pane, Ketua Presidium IPW melalui siaran persnya di Jakarta, dilansir Antaranews, Selasa (28/8/2018).

Neno Warisman harus dipanggil juga, untuk diperiksa secara hukum. Kasus itu tidak boleh dibiarkan. Hal itu karena bisa menjadi preseden yang akan dicontoh pihak lain untuk menguasai pesawat terbang. Ujung-ujungnya bisa mengancam keselamatan penerbangan.

Aksi Neno Warisman telah melanggar Pasal 344 ayat A Undang Undang No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Pasal tersebut menegaskan menguasai secara tidak sah pesawat udara yang sedang terbang atau yang sedang di darat adalah tindakan pelanggaran hukum.

Baca juga: Akhirnya Terjawab, Rupanya Ini Alasan Neno Warisman Ditolak Warga Riau

Pasal 425 disebutkan ancaman hukumannya satu tahun penjara atau denda Rp509 juta. Sedangkan Pasal 321 menegaskan, personel penerbangan yang mengetahui terjadinya penyimpangan atau ketidaksesuaian prosedur penerbangan bisa dikenakan sanksi.

Salah satu sanksinya antara lain pencabutan lisensi terbang.

“Untuk itu Polda Riau perlu segera mengusut kasus ini dengan tuntas, apakah Neno Warisman menguasai mikropone pesawat itu seizin kru pesawat atau tidak. Jika tidak, Neno Warisman harus diproses hukum hingga ke pengadilan,” katanya.

Jika ternyata mendapat izin, kru pesawat yang memberi izin harus segera dicabut lisensi terbangnya.

“Pihak-pihak yang terlibat kasus ini harus segera dipanggil dan diperiksa polisi. Jika mereka tidak menghadiri panggilan penyidik, Polda Riau bisa melakukan jemput paksa,” katanya.

IPW berharap, Polda Riau bersikap tegas dalam menyikapi kasus penguasaan pesawat terbang ini dan penyidik kepolisian jangan takut pada siapa pun.

Sumber : SuratKabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *