Dhawiya Terima Divonis Hukuman Penjara 1,5 Tahun

by

 Dhawiya Zaida majunkri Dhawiya Zaida

KaBerIndo.com-  Dhawiya Zaida langsung menangis saat mendengar majelis hakim memutuskan hukuman 1,5 tahun pidana penjara potong masa tahanan. Dia tertunduk dengan air mata mengalir di pipinya, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Selasa (4/9/2018).

Putusan hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 2 tahun pidana.

Majelis hakim dalam putusannya menyebut Dhawiya bersalah, telah melanggar hukum atas kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika. Namun dia tidak terbukti melakukan pidana sesuai dakwaan primer dan subsider. Dalam pertimbangannya, hakim mengatakan bahwa Dhawiya tidak terindikasi terlibat dalam jaringan pengedar narkotika.

Walau dihukum penjara, Dhawiya harus mendapatkan rehabilitasi di RSKO Cibubur, Jakarta Timur.  “Terdakwa tidak terindikasi tindakan jaringan narkotika, maka majelis hakim sepakat dengan rekomedasi BNN dan memerintahkan terdakwa melakukan rehabilitasi secara intensif di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) dengan biaya sepenuhnya ditanggung sendiri oleh terdakwa,”  kata Ketua Majelis Hakim Syafruddin Ainor Rapier.

Majelis hakim pun meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memindahkan Dhawiya dari rumah tahanan Pondok Bambu ke RSKO Cibubur, Jakarta Timur. Selama Dhawiya menjalani rehabilitasi dihitung sebagai masa menjalani tahanan.

“Menetapkan selama masa terdakwa menjalani pengobatan, perawatan dan atau rehabilitasi bagi penyandu narkotika secata intensif di perhitungkan sebagai masa menjalani hukuman,” lanjut majelis hakim.

Sementara barang bukti diantaranya satu dompet silver milik Dhawiya yang berisi satu plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 0,5 gram, kemudian barang bukti 2 buah alat hisap sabu, 9 buah cangklong, 4 buah selang plastik, satu bungkus berisi sedotan plastik, satu gulung aluminium foil, satu buah alat hisap sabu bekas pakai, 3 plastik klip kosong, timbangan elektrik, handphone akan disita negara untuk dimusnahkan.

Usai majelis hakim membacakan amar putusannya, putri ratu dangdut Elvy Sukaesih itu mendengarkan putusan dari majelis hakim.

“Bagaimana terdakwa?,” tanya hakim kepada Dhawiya Zaida.

“Ya, saya terima,” kata Dhawiya.

Akan tetapi, Jaksa Penuntut Umum menyebut masih akan pikir-pikir mengenai hasil keputusan tersebut. “Kami pikir-pikir dulu,” kata satu JPU.

Sumber : NetralNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *