Inter Milan Mengaku Tidak Takut Hadapi Barcelona di Liga Champions

by



Bendera Inter Milan dijual di luar stadion (reuters)

Bendera Inter Milan dijual di luar stadion (reuters)

SPANYOL– Pada undian babak penyisihan grup Liga Champions, Barcelona berada di Grup B bersama Tottenhan Hotspur, PSV dan Inter Milan. Banyak yang menyebut grup ini grup neraka karena keempat tim memiliki kualitas yang mempuni terutama di liga domestik masing-masing.

Tentu saja seperti biasa Barcelona yang jadi favorit. Namun karena jadi tim unggulan itulah yang membuat beban tersendiri bagi Blaugrana.

Banyak klub yang ingin menghindar dari Barca. Namun jika terpaksa bertemu seperti ada kekuatan tersendiri ingin mengalahkannya atau hanya ingin sekadar bermain imbang.

Seperti Inter Milan, sesungguhnya ingin menghindar dari Tim Catalan itu, namun sesuai hasil undian, kini I Nerazzurri mengaku siap menghadapi Messi Cs.

Bahkan sebelum laga bergulir sudah terjadi perang antara kedua tim.Seperti Direktur Olahraga Barcelona, Ariedo Braida, mengatakan Barcelona tidak perlu takut menghadapi lawan-lawannya, terutama Inter Milan.

“Saya berharap bahwa Barcelona akan mengalahkan Inter dan Tottenham. Barcelona tidak boleh takut, kami adalah tim yang tahu bahwa pertandingan harus ditangani dengan cara yang benar,” katanya.

“Barcelona sadar menjadi salah satu tim paling penting di dunia, permainan mudah hanya ada dalam teori. Di sepak bola Anda harus mempersiapkan diri dengan baik untuk semua permainan, tentu saja ketika Anda memiliki pemain dari tingkat tertentu seperti Messi, Coutinho, membuat permainan lebih mudah,” ujar ​​Braida.

Namun, kata dia, selalu ada kejutan. Ini adalah bagian keindahan dari kompetisi tersebut.
Braida pernah bekerja untuk rival terbesar Inter, AC Milan. Dia memegang posisi general manager AC Milan dari 1986 hingga 2002. Dan, sejak 2002 Braida menjadi direktur olahraga klub hingga 2013.

Satu pemain yang akan memerankan permainan khusus ketika Barcelona menghadapi Inter, adalah Coutinho. Pemain asal Brasil ini mewakili Nerazurri selama tiga musim di Serie A.

Sementara itu, Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti, mengakui tim asuhan Luciano Spalletti berada di grup sulit pada Liga Champions 2018-2019. Namun, Zanetti mengaku tak gentar menghadapi tim manapun.

“Kami berada di grup yang sulit dan kami tidak memperkirakan bakal sesulit ini. Namun, kami punya waktu untuk bersiap menghadapi setiap pertandingan dengan cara terbaik,” ujar legenda hidup Inter Milan ini.

Inter Milan kembali ke Liga Champions setelah menempati posisi empat Serie A musim lalu. Mereka terakhir kali tampil di kasta tertinggi antarklub Eropa itu pada 2011/2012.

Ketika itu I Nerazzurri hanya melangkah hingga 16 besar.

Komentar Zanetti sayangnya belum sejalan dengan performa Inter Milan di awal musim di kompetisi domestik. Mereka baru mengemas empat poin dari tiga laga.

“Kami sadar dengan kesulitan yang tengah kami hadapi. Tapi kami adalah Inter Milan dan harus berpikir positif,” lanjutnya. (B)



Sumber : Postkotanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *