Pejabat Kemenpora Diperiksa Kejagung Terkait SEA Games 2017

by

Ilustrasi SEA Games 2017 (ist)

Ilustrasi SEA Games 2017 (ist)

 

KaBerIndo.com – JAKARTA, Asisten Deputi Pembibitan dan Iptek Olahraga Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Washinton Sigalingging mengakui adanya surat panggilan dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus ( Jampidsus) di Gedung Bundar, Selasa (18/9/2018). Panggilan itu merupakan pemeriksaan lanjutan atas dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dan Pengelolaan Anggaran Kemenpora tahun 2017 dalam rangka keberangkatan kontingen Indonesia ke SEA Games Kuala lumpur, Malaysia.

Washinton menambahkan bahwa selain dia ada empat pejabat Kemenpora lainnya yang juga dimintai keterangan sebagai saksi oleh para penyidik. Di antaranya, Chandra Bhakti selaku Asisten Deputi Olahraga Prestasi Pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora. “Ya benar, pemanggilan ini terkait aliran dana keberangkatan SEA Games tahun lalu. Selain saya juga ada pak Chandra Bhakti,” kata Washinton ketika dihubungi, Rabu (19/9/2018).

Washinton juga menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut materi yang ditanyakan tentang seputar tupoksi di lingkup kerja. Pemeriksaan terhadap pejabat di Kemenpora ini terkait aliran dana sebesar Rp35 miliar dari pemerintah dalam rangka Fasilitas Pengiriman Tim Kontingen Indonesia ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengikuti SEA Games 2017. “Materi pertanyaannya sama seperti pemanggilan yang lalu tentang tupoksi saja,” ungkap Washinton.

Pihak penyidik Kejaksaan juga menjadwalkan untuk memeriksa kembali Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Mereka yang dijadwalkan akan dipanggil di antaranya Dasril Anwar selaku Wakil Sekjen KOI, Syahrier Nawier selaku Komisi Finance and Budgeting, Harry Warganegara selaku Komisi Sport And Development, Hellen Sarita Delima selaku Plt Sekjen KOI dan Leane Suniar Manurung selaku Ketua Komisi Sport Medical KOI.

Pada SEA Games 2017 lalu, Kontingen Indonesia berhasil menempati urutan kelima perolehan medali. Dengan raihan 38 emas, 63 perak, dan 90 perunggu, Kontingen Merah-Putih masih berada di bawah Thailand, Vietnam, dan Singapura yang menempati posisi empat teratas. Sementara tuan rumah Malaysia berhasil menjadi juara umum dengan raihan 145 emas, 92 perak, dan 86 perunggu. (junius/ys)

Sumber : Postkotanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *