Sukses di Asian Games, Tiga Atlet Panjat Tebing Bertanding ke Luar Negeri

by

Ketua FPTI, Faisol Riza berfoto bersama ketiga atlet panjat tebing andalan Indonesia

Ketua FPTI, Faisol Riza berfoto bersama ketiga atlet panjat tebing andalan Indonesia

 

KaBerIndo.com – JAKARTA, Sukses mempersembahkan medali bagi Indonesia pada Asian Games 2018, tiga atlet panjat tebing Indonesia bakal menguji kemampuan mereka pada beberapa turnamen internasional elit selama beberapa bulan ke depan.

Ketiga atlet tersebut adalah Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari, dan Aspar Jailolo yang langsung bertolak dari Tanah Air, Rabu (19/7) dinihari WIB.

Kepergian ketiga atlet peraih medali Asian Games 2018 itu diakui Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FTPI), Faisol Riza adalah untuk memenuhi undangan dari Federasi Internasional Panjat Tebing (IFSC).

Ajang pertama yang akan diikuti adalah Turnamen Internasional Panjat Tebing Para atlet Elit Dunia di Guizhaou, Tiongkok pada 21 dan 22 September mendatang.

“Kalau mereka sampai mendapat undangan dari IFSC untuk mengikuti sebuah turnamen internasional, itu artinya ketiga atlet kita ini sudah masuk dalam daftar atlet panjat tebing elit dunia. Ini tentu menjadi kebanggaan buat kita,” kata Faisol Selasa (18/9/2018).

Ia berharap ketiga atlet itu bisa membuktikan dominasi Indonesia di kejuaraan internasional, khususnya di nomor speed. Selain turnamen internasional di Tiongkok, atlet panjat tebing Indonesia itu juga akan turun di ajang Kejuaraan Dunia Panjat Tebing yang akan berlangsung di Kranj Slovenia 29-30 September 2018 mendatang.

Selanjutnya mereka juga akan turun di Kejuaraan International Climbing Series, China Open di Guangzhou pada 16-18 November 2018 mendatang. Selain agenda di atas, FPTI juga menggelar Kejuaraan Kelompok Umur (KU) di Kabupaten Inhu, Riau pada 22 September 2018 mendatang.

“Kejuaraan seperti inilah yang kami yakini akan melahirkan bibit atlet-atlet baru yang siap masuk dalam pelatnas di masa-masa mendatang. Kejuaraan ini akan diikuti hampir seluruh provinsi di Indonesia dan melibatkan ratusan atlet muda. Terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung acara ini. Kami juga ingin mengembalikan lagi tradisi dimana pihak swasta juga ikut mendukung olahraga di Tanah Air. Karena di negara maju, olahraga telah menjadi industri yang menggerakkan ekonomi dan menggalang partisipasi publik secara luas. Dari sana akan terus lahir bibit-bibit unggul yang dapat menjamin keberlangsungan prestasi,” tuntasnya.

Selama Asian Games 2018 lalu, tercatat ada enam perusahaan yang mendukung FPTI sehingga mampu mengukir prestasi dengan menyumbang tiga emas, dua perak, dan satu perunggu bagi Indonesia. Faisol berharap dukungan tersebut akan terus memberikan dukungan hingga Olimpiade Tokyo, Jepang pada 2020 mendatang. (junius/b)

Sumber : Postkotanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *