Soal Rabiot, Barcelona dan PSG Bersitegang

by



Adrien Rabiot (reuters)

Adrien Rabiot (reuters)

SPANYOL- Adrien Rabiot hingga kini belum mau memperpang konyrak dengan Paris Saint Germain yang akan berakhir 30 Juni 2019 mendatang. Hal ini membuat PSG geram dan melarang pemain berusia 23 tahun itu masuk kamar ganti.

Tidak itu saja, Rabiot dituding tidak mau perpanjan kontrak karena tertarik pindah ke Barcelona. Dan klub elit Liga Spanyol itu diduga telah mendekatinya secara diam-diam.Dia kabarnya telah menolak tiga kali tawaran kontrak yang diajukan oleh PSG.

Namun tudingan itu langsung dibantah oleh Barca meski dikaui k tertarik mendapatkan gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot.”Kami tidak melakukan pendekatan secara ilegal kepada Rabiot,”tegas Barca.

Kontrak pemain 23 tahun itu bersama PSG akan berakhir pada 30 Juni 2019. Manajemen Les Parisiens pun ingin memperpanjang durasi kerja Adrien Rabiot.

Sebetulnya tidak hanya Barca yang berminat tehadap gelandang bertahan itu. Rabiot banyak diincar sejumlah klub besar Eropa, mulai dari Arsenal, Liverpool, dan Barcelona. Dari ketiga klub tersebut, Barca berada di baris terdepan untuk menggaet Rabiot.

Barca kabarnya menyiapkan dana 10 juta euro (Rp 165 miliar) demi menebus Adrien Rabiot dari PSG pada Januari 2018. Selain itu, Barcelona juga bakal menggaji Rabiot hingga Rp 165 miliar per musim plus kontrak hingga lima tahun ke depan.

Pendekatan itu membuat PSG geram. Barcelona dinilai melanggar aturan, karena telah melakukan perjanjian pra-kontrak dengan Rabiot dan di luar bursa transfer yang telah ditetapkan.

“Tidak ada pelanggaran peraturan tentang penandatanganan pemain PSG (Adrien Rabiot). Satu-satunya kontak yang dilakukan pada Agustus lalu dan seminggu yang lalu,” bunyi pernyataan resmi Barcelona.

“Dalam kedua kasus, kontak terjadi dengan manajer olahraga PSG. Barcelona selalu ingin bekerja dari tingkat transparansi tertinggi bersama PSG dan dengan klub lain.”

Keinginan Adrien Rabiot bergabung ke Barcelona membuat statusnya dibekukan oleh Paris Saint-Germain. Rabiot tidak akan lagi dimainkan PSG sebelum menandatangani kontrak baru.

Suasana ini membuat PSG bersikap tegas terhadap Rabiot. Pemuda Prancis itu dilarang masuk ruang ganti setelah menolak memperpanjang kontrak. “Klub telah memutuskan untuk menghentikan diskusi dengan Rabiot. Kami tak kunjung mencapai kata sepakat,” ujar Direktur olahraga PSG Antero Henrique belum lama ini.

“Sang pemain juga mengatakan kalau ia tak akan menandatangani kontrak baru dengan PSG. Ia menegaskan ingin meninggalkan klub ketika kontraknya berakhir.”

Tidak itu saja, PSG juga akan mencadangkan Rabiot. (b)



Sumber : Postkotanews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *