Cuitan Menohok Andi Arief untuk Budiman Sudjatmiko

by


SURATKABAR.ID – Mulai kembali aktif di dunia media sosial, Andi Arief mencuitkan kalimat menohok untuk Budiman Sudjatmiko. Setelah sempat vakum sesaat dirinya diamankan polisi akibat dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu pada akhir pekan lalu, kini Andi Arief menyentil Budiman soal jalan pilihan.

Melalui akun Twitter pribadinya, Andi pun mulai membalas pernyataan sejumlah tokoh perihal dirinya yang dibawa polisi akibat dugaan penyalahgunaan sabu. Pada Rabu (06/03/2019) lalu, Andi Arief membalas pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, melansir reportase CNNIndonesia.com, Minggu (10/03/2019).

Dan, kemarin, Sabtu (09/03/2019), Andi Arief membalas pernyataan kawannya sesama aktivis pergerakan pada dasawarsa 1990an, Budiman Sudjatmiko. Sebelumnya, Budiman sempat berkomentar soal kabar ditangkapnya Andi oleh polisi diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu. Ia menyampaikan pesan berantai lewat akun Twitter-nya. Salah satunya yaitu soal jalan yang dipilih untuk ditempuh Andi.

Dan kini, Andi membalasnya dengan pernyataan yang menohok.

Beberapa hari tidak melihat twitter ternyata orang naik ambulans dibahas konyol dan memalukan oleh alumni cambridge @budimandjatmiko, itulah konsekuensi kau salah milih kawan bud. Malu aku kau tampak bodoh. Soal ambulans aja kau gak ngerti,’ demikian kicauan Andi pada Sabtu (09/03/2019), pukul 18.45 WIB.

Baca juga: Budiman Sudjatmiko Ungkit Kenangan Lama Saat Bersama Andi Arief di Sebuah Kamar Kost

Sebelumnya, Budiman merilis rentetan cuit usai kabar Andi diamankan pada Minggu (03/03/2019) malam mencuat. Selain mengaku sedih mendengar Andi tertangkap lantaran narkoba, ia pun menyindir soal kawan-kawan yang kini dipilih Andi. Sekarang, Andi Arief dan Budiman memang telah menempuh berbeda jalan politik meski dahulu sempat di jalan yang sama melawan rezim Orde Baru.

Budiman mengenang masa kebersamaan dengan Andi, tepatnya 25 tahun silam.

Kita berdebat di kost-kostan di Sendowo UGM, saat kita merencanakan banyak hal besar untuk Indonesia kan? Aku berusaha tetap di jalanku, tapi kamu memilih teman-teman yang tak pernah bertaruh nyawa bersamamu. Mereka datang saat nikmat,” tulis Budiman saat itu.

Dan sekarang, menanggapi balasan Andi Arief, Budiman pun menjawab lewat kicauan yang menjawab balasan dari pengguna Twitter lain terhadap cuitan balasan sang kawan pada politikus PDIP tersebut.

Saya di jalan kebenaran? Kita lihat saja..mungkin jika mereka menang pemilu, jalan yang saya sedang lalui ini adalah jalan kejahatan. Apapun tafsir mereka nantinya, bagiku ini Jalan Pedang. Artinya saya tetap bertarung (tapi tanpa jurus Dewa Mabuk),’ tulis Budiman, Sabtu (09/03/2019), pukul 22.16 WIB.

Kini, Andi Arief menjalani proses rehabilitasi setelah diamankan polisi soal dugaan penyalahgunaan narkoba pada akhir pekan lalu. Politikus Demokrat itu mengaku telah menjalani tes dan konsultasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Konsultasi ini bagian dari rehabilitasi usai dirinya dinyatakan positif memakai narkoba jenis sabu oleh pihak kepolisian.

Andi menyebutkan dirinya sempat dites urine kembali, namun kali ini negatif. Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu mengaku juga akan menjalani pemeriksaan darah dalam proses rehabilitasi.

“Saya sudah datang hari ini. Hasilnya urine saya negatif. Kemudian saya akan periksa darah dan periksa lain-lainnya supaya semua jelas,” beber Andi di RSKO Cibubur, Jumat (08/03/2019).

Andi menyatakan kembali melakukan konsultasi medis pada Selasa (12/03/2019). Mantan aktivis reformasi 1998 itu mengaku akan kembali datang melakukan konsultasi tersebut. Ia mengatakan dirinyasiap mengikuti proses rehabilitasi.



Sumber : SuratKabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *