Inilah Komentar Jokowi Terkait Puluhan Petugas KPPS yang Meninggal

by


SURATKABAR.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara merespon meninggalnya sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan aparat lainnya dalam gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Seperti dihimpun dari laman Detik.com pada Selasa (23/4/2019), Jokowi menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tersebut. Menurutnya, para petugas yang meninggal ketika menjalankan tugas negara tersebut merupakan pejuang demokrasi.

“Saya kemarin sudah menyampaikan, jadi ucapan berduka cita yang mendalam atas meninggalnya petugas-petugas KPPS, juga beberapa yang di luar KPPS. Saya kira beliau ini adalah pejuang demokrasi yang meninggal dalam tugasnya. Sekali lagi, atas nama negara dan masyarakat, saya mengucapkan duka yang sangat mendalam,” ujar Jokowi ditemui di Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

Mantan Wali Kota Solo tersebut secara khusus dan atas nama negara menyatakan keprihatinan dan turut berbelasungkawa. “Sekali lagi atas nama negara dan masyarakat saya mengucapkan duka yang sangat mendalam,” ucapnya.

Jokowi tetap bersyukur lantaran pesta demokrasi berjalan dengan lancar tanpa ada aral berarti. Ia berharap pasca penyelenggaraan pemilu yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali ini situasi tetap kondusif dan aman.

Baca Juga: Respon KPU Perihal Banyaknya Anggota KPPS yang Meninggal Usai Pemilu

“Saya sampaikan kita mensyukuri dan pilpres sudah berjalan dengan lancar sehingga semuanya saya sampaikan kita kembali ke aktivitas kehidupan sehari-hari. Adem semuanya,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 91 orang meninggal dunia sementara 374 lainnya menderita sakit usai gelaran Pemilu Serentak 2019. Mereka diberitakan tersebar di 19 provinsi. Terkait soal santunan untuk para korban, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana menemui Kementerian Keuangan.

Sementara itu, soal agenda pertemuannya dengan Prabowo Subianto yang sebelumnya ramai diperbincangkan, Jokowi menegaskan belum ada pertemuan. Ia mengatakan, pertemuan tersebut sangat diperlukan demi kepentingan bangsa.

Namun demikian, ia secara tegas menolak memberikan informasi secara spesifik mengenai apa saja yang akan dibahas dalam pertemuannya dengan rival politiknya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tersebut.

“Belum, belum. Ketemu saja belum. Saya memutuskan dalam rangka itu. Belum. Ya tujuannya untuk kebaikan bangsa ini,” ungkap Jokowi. “Ada tapi ya nggak perlu saya sampaikan,” imbuhnya lebih lanjut.

 



Sumber : SuratKabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *